Herman Deru Dorong Inovasi Padi Lokal Semende Bersama BRIN, Targetkan Sumsel Makin Kokoh sebagai Lumbung Pangan Nasional

banner 468x60

MUARA ENIM, MRS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru terus memperkuat strategi ketahanan pangan daerah dengan mendorong inovasi terhadap pengembangan varietas padi lokal Semende. Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Herman Deru menginginkan masa tanam padi lokal yang selama ini mencapai sembilan bulan dapat dipersingkat tanpa menghilangkan keaslian dan karakteristik varietas warisan leluhur.

banner 336x280

Komitmen tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Panen Padi Tunggu Tubang dan Syukuran di Desa Tebing Abang, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim, Minggu (19/7/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Herman Deru didampingi Plt. Bupati Muara Enim Hj. Sumarni, Bupati OKI Muchendi Mahzarekki, Wali Kota Prabumulih Arlan, Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhammad Suryadi, jajaran kepala OPD Pemprov Sumsel, serta tokoh masyarakat Semende.

Varietas Lokal Tetap Dijaga, Produktivitas Harus Meningkat

Di hadapan para petani, Herman Deru menegaskan bahwa varietas lokal Semende seperti Jambu Teras dan Selebur Rimbe merupakan identitas sekaligus kekayaan budaya yang harus terus dilestarikan.

Namun demikian, menurutnya, perkembangan teknologi pertanian harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas tanpa menghilangkan keaslian varietas tersebut.

“Saya ingin produktivitas ini meningkat dengan memperpendek usia tanam varietas ini. Coba bekerja sama dengan BRIN dan BRIDA untuk menemukan inovasi varietas baru tanpa mengabaikan varietas aslinya. Identitas daerah tetap terjaga, tetapi hasil produksi petani bisa lebih besar,” ujar Herman Deru.

Ia menilai inovasi tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Sumsel Masuk Tiga Besar Nasional

Herman Deru mengungkapkan keberhasilan Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi dengan produktivitas pertanian tertinggi di Indonesia tidak terlepas dari kontribusi petani di berbagai daerah, termasuk kawasan Semende.

“Awal tahun 2026 saya diundang Presiden di Karawang saat Sumsel mendapat predikat sebagai provinsi dengan produktivitas pertanian tertinggi ketiga se-Indonesia. Salah satu penyumbangnya adalah petani Semende yang tetap menjaga varietas lokal sebagai warisan nenek moyang,” katanya.

Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas melalui inovasi, modernisasi alat pertanian, dan pendampingan kepada petani.

Bantuan Traktor untuk Petani

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian, Herman Deru juga mengabulkan permintaan kelompok tani Desa Tebing Abang berupa bantuan traktor pertanian guna meningkatkan efektivitas pengolahan lahan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses budidaya sekaligus meningkatkan hasil panen petani.

Ingatkan Bahaya Narkoba

Selain membahas sektor pertanian, Herman Deru juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dinilainya menjadi ancaman terbesar menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita sedang menuju Indonesia Emas. Karena itu saya minta seluruh masyarakat menjaga anak cucu kita agar jangan sampai terjerumus narkoba. Narkoba adalah perusak generasi yang paling berbahaya,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda membangun karakter yang kuat melalui pendidikan, akhlak, keberanian, serta pemanfaatan teknologi secara bijaksana.

Semende Jadi Penyangga Ketahanan Pangan

Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim Hj. Sumarni mengatakan kawasan Semende merupakan salah satu sentra produksi pangan sekaligus penghasil kopi unggulan di Kabupaten Muara Enim.

Panen kali ini dilakukan pada hamparan sawah seluas 18 hektare dengan varietas lokal Selebur Rimbe dan Jambu Teras yang telah resmi ditetapkan sebagai varietas unggul lokal pada April 2025.

“Kami berkomitmen menjadikan Muara Enim sebagai penyuplai pangan Sumatera Selatan sekaligus mendukung cita-cita lumbung pangan nasional. Kehadiran Bapak Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus memajukan sektor pertanian,” ujarnya.

Menurut Sumarni, keberhasilan pertanian di kawasan Semende juga tidak lepas dari kuatnya budaya Tunggu Tubang yang menjaga kesinambungan pengelolaan lahan pertanian secara turun-temurun.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BP2HD Koordinator Wilayah Semende Raya Ivan menyampaikan apresiasi atas perhatian Herman Deru terhadap masyarakat Semende dan menyatakan kesiapan mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di sektor pertanian.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *