Dari Desa Terpencil Banyuasin, Herman Deru Serukan Semangat Hijrah: Perbaiki Akhlak, Bangun Desa, Sejahterakan Rakyat

banner 468x60

BANYUASIN, MRS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat pembangunan hingga ke pelosok desa.

banner 336x280

Ajakan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Tabligh Akbar Tahun Baru Islam di Desa Tembusan Dalam, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Jumat (19/6/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Sumsel itu disambut antusias ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan. Dalam suasana penuh khidmat, Herman Deru mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun hijriah sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

“Peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya pergantian kalender. Ini momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama,” ujar Herman Deru.

Ia mengatakan, rasa syukur atas kesehatan, rezeki, dan amanah yang diberikan Allah SWT harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Saya datang ke sini sebagai bentuk rasa syukur karena masih diberikan kesehatan dan kepercayaan oleh masyarakat Sumatera Selatan. Karena itu saya merasa memiliki kewajiban untuk terus menyapa masyarakat dan melihat langsung kondisi di lapangan,” katanya.

Tidak hanya menghadiri kegiatan keagamaan, Herman Deru juga meninjau langsung kondisi Desa Tembusan Dalam untuk melihat berbagai kebutuhan pembangunan yang masih diperlukan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan harus dirasakan secara merata hingga ke wilayah pedesaan dan daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berkeadilan agar masyarakat desa memperoleh pelayanan dan fasilitas yang setara dengan masyarakat perkotaan.

“Saya melihat masih banyak yang harus dibangun dan diperbaiki. Masyarakat desa harus mendapatkan perhatian yang sama. Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kota, tetapi harus menjangkau seluruh desa di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Herman Deru menilai pembangunan desa menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan pelayanan publik yang semakin baik, kualitas hidup masyarakat desa akan terus meningkat.

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru kembali mengingatkan makna hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik secara bertahap dan berkelanjutan.

“Keimanan harus meningkat, akhlak harus semakin baik, dan hubungan antarsesama harus semakin harmonis. Hikmah Tahun Baru Islam adalah kesempatan untuk terus memperbaiki diri. Tidak harus berubah sekaligus, tetapi terus berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT (hablumminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablumminannas) sebagai fondasi utama menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan sejahtera.

Tabligh Akbar berlangsung penuh khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta warga dari berbagai desa di Kecamatan Sumber Marga Telang. Kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama untuk keberkahan serta kemajuan Sumatera Selatan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *