PALEMBANG, MRS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru terus memperkuat langkah mencetak generasi pengusaha muda yang mampu bersaing di pasar global. Kali ini, Pemerintah Provinsi Sumsel menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah 03 Palembang untuk memperkuat pembinaan Program Sultan Muda Sumsel, khususnya dalam membuka akses ekspor bagi para pelaku usaha muda.

Komitmen tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima audiensi Regional CEO (RCEO) BNI Wilayah 03 Palembang, Bagus Ardani Sutoyo, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (13/7/2026).
Herman Deru: Anak Muda Jangan Hanya Bercita-cita Jadi Pegawai
Dalam pertemuan itu, Herman Deru mengucapkan selamat kepada Bagus Ardani Sutoyo yang baru dipercaya memimpin BNI Wilayah 03 Palembang.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia perbankan sangat penting untuk mencetak lebih banyak pengusaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah.
Menurut Herman Deru, kemajuan teknologi membuat peluang usaha kini terbuka hingga ke pelosok desa. Karena itu, generasi muda harus didorong menjadi pelaku usaha, bukan hanya berorientasi mencari pekerjaan.
“Sekarang internet sudah masuk desa sehingga semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan usaha,” ujar Herman Deru.
Sultan Muda Lahir dari Ide Sederhana
Herman Deru mengungkapkan, Program Sultan Muda bermula dari pertemuannya dengan seorang pengusaha kopi muda yang mampu mempekerjakan lima orang.
Pengalaman tersebut membuatnya yakin bahwa banyak ide besar lahir dari anak-anak muda di daerah.
“Dari situ saya melihat banyak ide-ide hebat lahir di lapangan. Karena itu, Sultan Muda kemudian saya jadikan program prioritas,” katanya.
Program Sultan Muda kini menargetkan lahirnya 100 ribu wirausaha muda di Sumatera Selatan.
Saat ini tercatat sekitar 10.500 Sultan Muda telah terbentuk. Jika masing-masing mampu menciptakan lima pelaku usaha baru, maka sedikitnya akan lahir 50 ribu wirausaha baru yang akan menggerakkan ekonomi daerah.
BNI Diminta Jadi Mentor Bisnis Anak Muda
Meski jumlah pelaku usaha muda terus bertambah, Herman Deru mengakui masih banyak yang belum memahami mekanisme ekspor maupun belum memenuhi standar perbankan atau bankable.
Karena itu, ia meminta dunia perbankan tidak hanya menjalankan fungsi pembiayaan, tetapi juga menjadi pendamping dan mentor bisnis.
“Saya berharap perbankan menjadi wahana edukasi bagi para pelaku usaha muda. Jangan hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi ikut membina mereka menjadi pengusaha tangguh. Nantinya mereka juga akan menjadi nasabah baru bagi perbankan,” tegas Herman Deru.
BNI Xpora Siap Buka Jalan Produk Sumsel ke Pasar Dunia
Sementara itu, Regional CEO BNI Wilayah 03 Palembang, Bagus Ardani Sutoyo, memastikan BNI siap mendukung Program Sultan Muda melalui BNI Xpora, program yang dirancang untuk memperluas akses ekspor bagi pelaku usaha Indonesia.
Dengan jaringan internasional yang dimiliki BNI, para pelaku usaha muda Sumsel akan mendapat peluang lebih besar untuk memperkenalkan produk unggulan ke pasar global.
“Kami melihat Sultan Muda merupakan program yang luar biasa. BNI memiliki jaringan internasional dan kantor cabang di berbagai negara sehingga siap membuka akses ekspor bagi para pelaku usaha muda Sumsel. Kita membutuhkan semakin banyak pahlawan devisa,” ujar Bagus.
BNI juga akan mengembangkan business matching yang mempertemukan para pelaku usaha Sultan Muda dengan calon pembeli dari luar negeri, terutama untuk komoditas unggulan seperti hasil perikanan, kelapa, serta berbagai produk potensial lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya pengusaha muda berorientasi ekspor sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.















